[25] Mendaki Gunung

Date: February 26th, 2009 | Comments : none | Categories: Hiking, Kemah.

Pendakian gunung sering juga disebut hiking atau mountaineering. Kegiatan ini akhir-akhir ini banyak diminati banyak kalangan baik tua maupun muda, terutama para remajadan pemuda pria sehingga tidaknya banyak club-club pencinta alam yang marak bermunculan , dan hal ini harus dibina dan pelatihan yang baik karena beresiko kalau tidak dibina dengan baik terhadap maka berakibat fatal bagi kesalamatan jiwanya.

1. Hill walking atau hill climbing yaitu berjalan dalam arti mendaki gunung non salju. Gunung atau pegunungan yang tersebar diseluruh Indonesia, dan juga Negara-negara lain. Dari yang rendah hingga yang paling tinggi yaitu mount Everest dipenungan Himalaya.

2. Rock Climbing yaitu pemanjatan tebing tempat yang biasa digunakan misalnya Citatah, jawa barat.

3. Snow Ice Climbing yaitu pendakian gunung bersalju misalnya punjak jaya, di irian Jaya. Atau digunung-gunung tinggi dibelahan dunia

Aklimatisasi

Yang dimaksud Aklimatisasi adalah Proses penyesuaian tubuh pendaki dengan ketinggian suatu tempat proses ini diperlukan karena semakin tinggi letak suatau tempat kadar Oksigennya. Oleh karena itu perlu proses penyesuaian antara pendaki dengan cuaca. Karena berdasarkan teori Aveolar semakin tinggi suatu tempat semakin kecil kemampuan paru-paru untuk menghisap oksigen . Faktor penunjang bagi pendaki gunung untuk menghadapi tipisnya kadar oksigen pada ketinggian yaitu diperlukan suatu jangka waktu penyesuaian diri terhadap udara yang dilakukan pada tempat yang memilki ketinggian yang sama atau tidak sama, juga dengan di tunjang suatu kekauatan jasmani yang memadai.

Latihan Rutinitas

Pada dasarnya latihan fisik bagi seorang pendaki gunung memerlukan kesinambungan dalam pelaksanaanya. Dianjurkan disini sebagai latihan lakukanlah berlari, bersepeda, Berenang dan lain-lain. Untuk latihan lari lakukanlah latihan itu pada siang hari , karena kadar oksigen pada diatas permukaan tanah sangat tipis ( Karena pengaruh sinar matahari keadaan ini sama dengan keadaan di gunung) dengan berlari disiang hari maka paru-paru dipaksa menghirup oksigen yang tipis.

Latihan yang lain dengan mengunakan berta tubuh sendiri misalnya dengan melakukan :

· Push-up

· Sit-up

· Pull – up dan latihan beban lainnya.

Sebagai pesan untuk melakukan latihan,terapkan variasi latihan dalam arti media dari latihan itu sendiri hamper menyamai keadaan di gunung.

Persiapan Suatu perjalanan.

Factor penunjang keselamatan dari suatu misi perjalanan pada dasarnya terbagi dalam :

1.Faktor internal,yaitu factor yang menyangkut diri pendaki itu sendiri,misalnya fisik,mental,pengetahuan,dan lain-lain.

2.Faktor eksternal,yaitu faktor yang menyangkut daerah yang di tuju,misalnya cuaca,medan,bahaya alam(petir,longsor,banjir)dan lain-lain.

Juga di dalam suatu misi perjalanan harus di perhatikan mengenai bahaya-bahaya dalam suatu pendakian gunung,yang terbagi dalam :

a.Bahaya Subjektif,yaitu bahaya yang datangnya dari diri pendaki itu sendiri.Misalnya kurangnya kekuatanfisik,mental dan pengetahuan.

b.Bahaya Objektif,yaitu bahaya yang datangnya dari daerah/gunung yang kita daki.Misalnya,cuaca,medan,longsor,hawa dingin,dan lain-lainnya.

Dengan tidak menganggap remeh faktor-faktor lainnya,faktor pengetahuan pendaki merupakan faktor yang penting dalam arti selain menguasai teknik-teknik yang di perlukan juga mengetahui peralatan-peralatan yang di perlukan dan cara penggunaannya.Sebagai langkah lanjut dari suatu perancanaan perjalanan hendaknya di perhatikan faktior-faktor dia atas.

Bagi setiap pendaki gunung mutlak untuk menguasai teknik survival.komunikasi lapangan berfungsi sebagai cara untuk memberikan imformasi kepada tim SAR mengenai keberadaan kita,misalnya :

a.Komunikasi lapangan dengan menggunakan sejenis kaca untuk survival (kaca dua sisi )

b.Cara lainnya menggunakan asap

c.Cara yang lebih modern adalah dengan menggunakan radio telekomunikasi/HT.

TEKNIK PENGEPAKAN BARANG (packing)

Teknik penyusunan atau penataan barang-barang bawaan ke dalam ransel(tas punggung) disesuaikan dangan urutan waktu/kebutuhan dalam pemakaiannya,prinsip dalam teknik penyusunan/pengepakan barang adalah letakkan barang yang berat di atas(mendekati puncak).Bagi setiap pendaki gunung teknik pengepakan adalahsalah satu seni dalam pendakian gunung itu sendiri.

 

No comments yet

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>