Lomba tingkat merupakan ajang pertandingan bagi tingkatan penggalang yang diawali dari LT I di gudep masing masing , pemenang dari gudep tersebut dikrimkan ke LT II tingkat kwaran dan dari pemenang tingkat kwaran dikirim ketingkat kwarcab. lombat tingkat II yang diadakan di kwaran bengkong adalah kegiatan perdana selama kepengurusan kwaran yang baru dilantik secara serentak di kantor wali kota kota Batam. Ka kwaran Bengkong kak Zulkarnain S.Sos adalah sosok ketua yang menjabat sebagai sekcam di kec. bengkong yang alhamdullilah cukup kooperatif terhadap kepramukaan khususnya dilingkungan kec. bengkong. didalam kepengurusanya di bantu oleh wakil kwaran kak. Kurniadi S.Pdi jebolan alumni pondok pesantren modrn di Ponorogo, yang sekaligus sebagai pembina Gudep 09.23 -09 24 Hang Tuah. dibantu oleh sekretaris Kak anedi S.Ag beliau adalah sosok yang ulet dan getol penuh kemandirian dibidang kepramukaan sekaligus pembina gudep MTsN Bengkong. berawal dari surat serta pertemuan dengan sekretaris kwarcab kota batam kak Jarwo basuki tentang pelaksanaan LT III yang Insyaallah dilaksanakan pada tanggal 6-9 November di Lanal Kota Batam. adapun secara herarki maka setiap kwaran harus mengadakan LT II maka kami musyawarah dengan pengurus yang lain membahas tentang pelaksanaan LT II disepakati hasil rapat tersebut adalah bertempat di Golden Prown. Bengkong tempat yang sangat strategis dan mudah ditempoh dari seluruh gudep di Kwaran bengkong selain tempat wisata toris dari manaca negara juga tempat muda-mudi refresing. bertepatan denga pisah sambut camat lama kak Nurul Iswahyuni dengan kak Asril arif sekaligus halal bi halal. hari itu pihak kecamatan mengundang seluruh tokoh kecamatan serta seluruh kepala sekolah se kec- bengkong ringkas cerita saya calling sek kwaran untuk hadir di golden prown sekaligus melobi tempat kegiatan LT II. sering denga lantunan musik melayu menyambut tamu datang maka kami berdua duduk sambil menikmati sedapnya secangkir kopi di restoran tersebut kami berbisik bagaimanapun kita harus bisa memanfaatkan waktu ini untk melobi. seusai siraman rohani halal- bi halal oleh Ust. Hamzah Johan ketua PMKB kec . bengkong maka kami mengajak pak. Sekcam untuk ngobrol membicarakan perizinan tempat LT II tersebut bersamaan dengan itu pak camat datang menghampiri dan kamipun menyampaikan maksud kami serta kami diajak ketemu dengan Toke Golden Pronw yang familiaer Orang memanggil dengan ABI, kami ngobrol dan Alhamdullillah kita difasilitasi dengan tempat listrik serta air gratis. maka selepas itu kami mengumpulkanseluruh pembina sekecamatan untuk mengadakan serta menyampaikn maksud kami dan berjalan dengan lancar. sesuai dengan kesepakatan maka pelaksanaan LT II tersebut dilaksanakan pada hari sabtu minggu tgl 31- 01 November. tepat tanggal 31 pukul 09 .00 maka kami mempersiapkan dengan DKR yang berjumlah kurang lebih 16 bertugas sebagai panitia pelaksana kegiuatan tersebut. sudah nampak tanda-tanda keramaian panitia memasang spanduk didepan pintu masuk golden Prown dan pemasangan tenda di depan sbegai tempat sekretariat panitia. panitia stand by mendaftar ulang pesrta hingga jam 11 siang semua pesertta berangsur memenuhi lapangan tersebut serasa mau meneteskan air mata karena terharu melihat para peserta datang dengan senang dan gembira. maka tepat jam 13.45 kami memulai gladi kotor hingga jam 14.00 pelaksanaan upacara pembukaan yang di buka oleh kak mabiran kak Asril Arif, kemudian setelah pembukaan maka dilanjutkan dengan pelantikan DKR kwaran Bengkong oleh kak kwaran kak Zulkarnain S. Sos. hingga upacara usai. maka langsung dilanjutkan dengan perlombaan PBB dengan Juri kak Jasirman aktivis pramuka yang sudah agak fakum tapi alhamdullillah sekarang mulai mau aktif lagi. dilanjutkan dengan hasta karya kaligrafi, PU /PK yang semua juri diambil sebagian besar dari MTSN bengkong laut.maka berlanjt waktu hingga Ishoma deng dilanjukna dengan morse, pentas seni, baca puisi. hingga kesibukan panitia sampai larut malam merakap data dan nilai masuk dengan didampingi DKR yang cukup semangat dan energik serta penuh canda dan tawa rasanya sangat enjoy seklai walaupun rasa payah leleh menghantui akan tetapi berkat kesemuanya, berjalan lancar dan siiiiip buangeeeeeet deh. ada Ibnu , ket DKR, Putri, kiki, eny, supri , lina, hendry, suci, ilvi, jepri, lena dengan ciri khasnya yang tak pandai bilang r menjadi ejekan serta tawaan kawan-kawanya walaupun demikian sosok remaja kecil manis murah senynm ini jadi Aikon LT II di bengkong. malam berlalu denga penuh suka cita hingga menginap semua di stand panitia hingga jam 01.30 datang andalan cabang kak Imbalo dan Kak Aris menjengut serta melihat keadaan LTII tersebut. keesokan harinya seluruh peseret dan panitia megadakan senam pagi , seusai tersebut maka melanjutkan pertandingan dari masak darurat, KIM, Semaphore, panorama, kebersihan tenda. hingga kesmau pertandinga usai maka kesibukan panitia cukuplah luar biasa merekap serta menyelesaikan Piagam pesrta, maka tepat jam 12 siang maka diadakan upacara penutupan LT II dengan di pimpin oleh ibnu dan inspektur Kak Kurniadi. hingga pengumuman juara umum diraih oleeh regu kanti dari SDN 001 dan yang cowok diraih oleh SDN 05 bengkong yang insyaallah akan mewakili kwaran bengkong maju ke LT III di Lanak kota batam selamat bagi pemenang raih prestasi jaga perstise seluruh jajaran panitia mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan LT II maju Kwaran Bengkong . ( kurniadialhusen @gmail.com an kwaran Bengkong )
Pelatihan merupakan upaya memberikan pembekalan dengan waktu yang terbatas dengan materi yang terprogram dengan baik. pelatihan inilah merupakan kesempatan yang baik bagi para pembina untuk mengasah kemampuan serta menambah kazanah keilmuan serta ketrampilan dalam membina peserta didik. berkaitan dengan itu peltihan PHBS ini adalah kesempatan yang kami tunggu karena topik atau materinya sangatlah baik bagi diri pembina maupun para andika gerakan Pramuka di pangkalan gugus depannya masing-masing tatkala sekretaris Kwarcab Batam memberikan informasi kepada
kami perihal tentang Penghargaan Pancawarsa ( Penghargaan lima tahun pengabdian di gerakan Pramuka ) serta pelatihan PHBS yang diadakan oleh Pusat Promosi Kesehatan Pusat Jakarta yang bertempat di Wisma depan disdik Kepri tanjung pinang Batu 8.hari itu kami datang bertiga dengan kawan kami Indriati ( MAN 02 ) Wadison (pembina Gudep SMAN 08 ) tiba di wisma tersebut jam 11 siang disambut dengan kawan-kawan dari kwarnas serta dari Pusat Promosi Kesehatan Jakarta. kak Candra Namanya. Mengawali kegiatan tersebut chekin kemudian ganti baju Dinas Pramuka kemudian makan Sian di Rumah makan Gratia samping Wisma . siang itu menu sangatlah mantap dan baik untuk perbaikan Gizi maklum panitia Propinsi kak Asmali sedemikian siap melaksanakan kegiatan tersebut. kami bertiga nomor termasuk barisan paling depan untuk makan siang . kemudian semua peserta naik lantai tingkat dua untuk melaksanakan pembukaan yang dibuka oleh Pengurus harian Kwarda Propinsi dan dihadiri KadisKes Prof serta panitia yang tergolong masih sangat muda energik serta manis tentunya. dahsyaaaat. setelah ceremonial yang cukup lama dilanjutkan dengan perkena nalan di bimbing oleh panitia ala Pramuka menghaflkan nama kawan-kawanya kesamping kanan-7 dan kesamping kiri tuju. Inilah yang sangat menrik bagi kami terasa keakraban serta satu rasa yang tidak pernah membedakan umur serta gol dan ras. Pokoknya enaaak bangeeeet. setelah seasen pertama maka peserta istirahat untuk Sholat maqrib serta makan malam. dimalam hari kami masuk Gratia dengan mengunakan baju yang sopan dan tetap ala pramuka……… diawali dengan lagu-lagu pramuka. yang mengingit dan bisa mengendurkan urat syaraf. itulah pramuka…… kemudian masuk seasen berikutnya pengarahan bantuan oleh kak candra… dari Pusat Promosi Kes jakarta…… ada juga yang tegang ada juga yang bete ada juga yang senanng pasalnya banyak persyaratan yang harus dipenuhi…tapi bagi kami adalahhal yang mengasikkan ….. dan menyenangkan..hidup Pramuka …. seiring dengan … itu tiba- tiba lampu mati
dan nyala lagi tentunya berjalan makin asyik man……hingga akhir seasin jam 10 malam dan diberikan tugas untuk membuat permainan tentang methode penyampaian PHBS dengan methode Permainan. satupenggalang/penegak atau siaga.setelah siap maka kami berlayar dipulau kapauk… tapi malam tu kami mengajak kawan
Kim adalag suatu jenis permainan yang ditemukan oleh Baden-Powell yang diambil dari sebuah ceritanya dari buku Scouting For Boys, mengenai seorang anak laki-laki yang pandai bernama Kimball O’Hara, seorang anak sersan dari Resimen Iriandia yang ditempatkan di India. Orang tua Kim(panggilan namanya) meninggal ketika Kim masih sangat kecil. Dan kemudian Kim tinggal bersama salah seorang bibinya.
Diceritakan Kim karena keahliannya menjadi anggota termuda dari pada Dinas Rahasia Inggris di India (pada waktu itu India sedang dijajah Inggris). Selain karena kecerdasannya. Kim juga mempunyai pengetahuan tentang penduduk asli, karena ibunya adalah seorang wanita India.
Lalu Kim belajar kepada Tuan Lurgan seorang pedagang pertama (Kim juga bekerja sambilan padanya). Kim belajar bagaimana cara mengingat dan mengamat-amati hal-hal kecil, yang kemudian bisa jadi suatu hal yang sangat penting yang tidak dapat diperkirakan sebelumnya.
Kim pernah menyelamatkan kawannya yang juga sesame agen rahasia dari kejaran musuh-musuhnya di dalam sebuah kereta api, dengan cara merias kawannya seperti seorang pengemis suci. Begitulah Kim dengan kecerdikannya telah berjasa menyelamatkan nyawa kawannya dari bahaya.
Pengalaman Kim ini bisa dibaca lebih lengkap dari buku cerita terkenal karya Rudyard Kipling (yang juga menulis buku Jungle Book).
Permainan Kim merupakan suatu latihan menggunakan panca indera untuk meningkatkan kecerdasan pemikiran/otak kita. Meningkatkan daya pikir, kecepatan bereaksi atau mengambil keputusan, sekaligus kecepatan daya tangkap. Untuk mencapai hal yang baik, maka hendaknya kita harus sering melatih menggunakan panca indera kita. Sehingga istilah KIM dianalogikan dengan KEMAMPUAN INDERA MANUSIA.
Contoh-contoh permainan Kim
1.Kim Lihat
+ Melihat beberap benda sesaat, kemudian mencoba mengingatnya kembali.
+ Membedakan warna-warna
+ Mengingat beberap macam benda/barang yang hamper sama.
+ dan sebagainya.
2.Kim Cium:
+ Membaui berbagai macam:
- Bumbu-bumbu
- Wewangian, bunga-bunga
- Buh-buahan
- Obat-obatan
+ dan sebagainya
3.Kim Raba:
+ Meraba/memegang berbagai benda dan mencoba mengingat dan menyebutkan apa nama benda yang dipegangnya itu.
+ Benda-benda tersebut dapat dimasukkan ke dalam kantong tertutup atau mata kita yang ditutup dengan kain.
4. Kim Rasa:
+ Hampir sama dengan Kim cium , hanya lidah yang lebih berperan merasakan manis, asam, pahit. Dari bermacam-macam :
- buah-buahan
- bunbu-bumbu, dan sebagainya.
5. Kim Dengar:
+ Mendengarkan berbagai bunyi-bunyian.
+ Membedakan suara berbagai alat music.
+ Membedakan beberapa peristiwa/kegiatan dari suara yang didengarnya:
- suara kayu digergaji.
- suara pintu terbuka atau tertutup.
- suara orang berjalan.
6. Kim Kombinasi (campuran):
Gabungan dari beberapa macam Kim di atas.
Semakin cerdas seseorang, semakin baik kemampuan panca inderanya. Jika kalian ingin cerdas, banyak-banyak berlatih dan belajar.
Pendakian gunung sering juga disebut hiking atau mountaineering. Kegiatan ini akhir-akhir ini banyak diminati banyak kalangan baik tua maupun muda, terutama para remajadan pemuda pria sehingga tidaknya banyak club-club pencinta alam yang marak bermunculan , dan hal ini harus dibina dan pelatihan yang baik karena beresiko kalau tidak dibina dengan baik terhadap maka berakibat fatal bagi kesalamatan jiwanya.
1. Hill walking atau hill climbing yaitu berjalan dalam arti mendaki gunung non salju. Gunung atau pegunungan yang tersebar diseluruh Indonesia, dan juga Negara-negara lain. Dari yang rendah hingga yang paling tinggi yaitu mount Everest dipenungan Himalaya.
2. Rock Climbing yaitu pemanjatan tebing tempat yang biasa digunakan misalnya Citatah, jawa barat.
3. Snow Ice Climbing yaitu pendakian gunung bersalju misalnya punjak jaya, di irian Jaya. Atau digunung-gunung tinggi dibelahan dunia
Aklimatisasi
Yang dimaksud Aklimatisasi adalah Proses penyesuaian tubuh pendaki dengan ketinggian suatu tempat proses ini diperlukan karena semakin tinggi letak suatau tempat kadar Oksigennya. Oleh karena itu perlu proses penyesuaian antara pendaki dengan cuaca. Karena berdasarkan teori Aveolar semakin tinggi suatu tempat semakin kecil kemampuan paru-paru untuk menghisap oksigen . Faktor penunjang bagi pendaki gunung untuk menghadapi tipisnya kadar oksigen pada ketinggian yaitu diperlukan suatu jangka waktu penyesuaian diri terhadap udara yang dilakukan pada tempat yang memilki ketinggian yang sama atau tidak sama, juga dengan di tunjang suatu kekauatan jasmani yang memadai.
Latihan Rutinitas
Pada dasarnya latihan fisik bagi seorang pendaki gunung memerlukan kesinambungan dalam pelaksanaanya. Dianjurkan disini sebagai latihan lakukanlah berlari, bersepeda, Berenang dan lain-lain. Untuk latihan lari lakukanlah latihan itu pada siang hari , karena kadar oksigen pada diatas permukaan tanah sangat tipis ( Karena pengaruh sinar matahari keadaan ini sama dengan keadaan di gunung) dengan berlari disiang hari maka paru-paru dipaksa menghirup oksigen yang tipis.
Latihan yang lain dengan mengunakan berta tubuh sendiri misalnya dengan melakukan :
· Push-up
· Sit-up
· Pull – up dan latihan beban lainnya.
Sebagai pesan untuk melakukan latihan,terapkan variasi latihan dalam arti media dari latihan itu sendiri hamper menyamai keadaan di gunung.
Persiapan Suatu perjalanan.
Factor penunjang keselamatan dari suatu misi perjalanan pada dasarnya terbagi dalam :
1.Faktor internal,yaitu factor yang menyangkut diri pendaki itu sendiri,misalnya fisik,mental,pengetahuan,dan lain-lain.
2.Faktor eksternal,yaitu faktor yang menyangkut daerah yang di tuju,misalnya cuaca,medan,bahaya alam(petir,longsor,banjir)dan lain-lain.
Juga di dalam suatu misi perjalanan harus di perhatikan mengenai bahaya-bahaya dalam suatu pendakian gunung,yang terbagi dalam :
a.Bahaya Subjektif,yaitu bahaya yang datangnya dari diri pendaki itu sendiri.Misalnya kurangnya kekuatanfisik,mental dan pengetahuan.
b.Bahaya Objektif,yaitu bahaya yang datangnya dari daerah/gunung yang kita daki.Misalnya,cuaca,medan,longsor,hawa dingin,dan lain-lainnya.
Dengan tidak menganggap remeh faktor-faktor lainnya,faktor pengetahuan pendaki merupakan faktor yang penting dalam arti selain menguasai teknik-teknik yang di perlukan juga mengetahui peralatan-peralatan yang di perlukan dan cara penggunaannya.Sebagai langkah lanjut dari suatu perancanaan perjalanan hendaknya di perhatikan faktior-faktor dia atas.
Bagi setiap pendaki gunung mutlak untuk menguasai teknik survival.komunikasi lapangan berfungsi sebagai cara untuk memberikan imformasi kepada tim SAR mengenai keberadaan kita,misalnya :
a.Komunikasi lapangan dengan menggunakan sejenis kaca untuk survival (kaca dua sisi )
b.Cara lainnya menggunakan asap
c.Cara yang lebih modern adalah dengan menggunakan radio telekomunikasi/HT.
TEKNIK PENGEPAKAN BARANG (packing)
Teknik penyusunan atau penataan barang-barang bawaan ke dalam ransel(tas punggung) disesuaikan dangan urutan waktu/kebutuhan dalam pemakaiannya,prinsip dalam teknik penyusunan/pengepakan barang adalah letakkan barang yang berat di atas(mendekati puncak).Bagi setiap pendaki gunung teknik pengepakan adalahsalah satu seni dalam pendakian gunung itu sendiri.
Pada umumnya manusia itu akan menjadi berani bila hidupnya terancam bahaya,seperti misalnya bahaya kelaparan ketika berada di tempat yang teriolir.Di dalam dunia kemiliteran,survival selalu dan harus di ajarkan pada pasukan(terutama pada pasukan komando)hal ini di maksudkan untuk menunjang operasi tempur dalam system RAID (gerilya).
Jika terputus hubungan dengan induk pasukan(terpecah-pecah di dalam hutan),maka setiap anggota/oaring di tuntut untuk tetap hidup di segala hal.
Dengan mengenal teknik hidup di alam bebas maka dapat menunjang kegiatan di alam dengan baik pula,tertib,tahaun uji dan selamat.
Survival adalah salah satu cara hidup di alam bebas.Adapaun kata survival berasal dari bahasa inggris “survive”,yang artinya tetap hidup(bisa bertahan hidup),sedangkan pengertian yang luas adalah melepaskan diri dari keadaan yang sulit guna mempertahankan hidup di alam bebas.
Keadaan sulit(keadaan buruk dan kritis)di antaranya :
· Tidak adanya(habisnya)persediaan makanan.
· Ancaman kondisimedan yang berat.
· Tersesat atau terpisah dari kelompok(induk pasukan).
· Hilang atau tersesat di waktu melakukan pendakian.
· (pengembaraan)
· Terbatasnya perlengkapan yang di miliki/tersisa.
· Mengalami kecelakaan di alam bebas,dan sebagainya.
MENCARI AIR
Bagi seorang pengembara, seperti Pramuka yang sedang melakukan kegiatan pengembaraan, jika persediaan air yang dibawa mulai menipis atau bahkan habis, maka ia harus menjaga agar tubuh tidak mengeluarkan cairan yang berlebihan.
Caranya adalah sbb :
1) Bernafas melalui hidung secara teratur.
2) Mengurangi berbicara.
3) Mengurangi gerak yang berlebihan
4) Banyak istirahat
5) Tidak merokok dan minum minuman berakohol
6) Berteduh di tempat yang rindang
7) Tidak makan makanan kering ataupun berlendir
Air yang langsung dapat diminum :
1) Tampungan air hujan.
2) Air dari dalam tanaman.
Air yang harus dimurnikan terlebih dahulu :
1) Air yang tergenang
2) Air dari sungai
3) Air dari menggali tanah atau pasir
Beberapa cara untuk mendapatkan air :
1. Dari tanaman atau pohon seperti pisang, rotan, bambu muda, kantung semar, enau, nipah, umbi-umbian, akar-akaran, pakis, kaktus, kelapa.
2. Mengumpulkan embun pagi dengan menggunakan saputangan bersih.
Caranya, resapkan pada tumbuhan yang berembun lalu peras ke dalam tempat minum.
3. Tanah batu
§ Tanah kapur lebih banyak mata airnya, sebab kapur mudah dilarutkan sehingga terbentuk saluran air.
§ Sepanjang dinding lembah yang memotong lapisan berpori.
§ Pada daerah berbatu granit. Carilah bukit berumput hijau, kemudian galilah.
4. Tanah gembur, di tanah gembur air mudah di dapat. Carilah daerah lembah, karena permukaan air dekat dengan permukaan tanah.
5. Kondensasi Tanah-Pohon atau Penyulingan Air.
Kondensasi yaitu dengan adanya perbedaan suhu antara tanah dengan pohon, kita dapat memperoleh air murni yang merupakan hasil proses kondensasi, diperlukan alat yang sangat sederhana, yaitu plastic dan tali pengikat.
Cara Penyulingan :
- Carilah pohon yang sehat dan bersih, lalu carilah dahan ranting yang mudah dicapai dan masukkan plastic (jangan bocor) kemudian ikat dengan tali atau benda apa saj. Keadaan tersebut akan menyebabkan terjadinya proses penguapan air minum.
Carilah pohon yang bersih dan timbuhnya di atas tanah yang tidak berbau. Galilah tanah sehingga membentuk cekungan, tapi jangan terlalu dalam dari tempat pohon tumbuh. Masukkan plastic dan atur sedemikian rupa agar air terapung dengan baik. Lalu ikat ujungnya (hingga menutupi seluruh tanaman) dan gantung pada batang kayu yang disangga dengan baik. Cara ini akan menyebabkan terjadinya penguapan yang menghasilkan air.
TANDA – TANDA ALAM
Pramuka adalah juga pecinta alam lalu saking cintanya maka harus mengenal tentang alam dan tanda-tandanya. Berikut pengenalan alam sekitar kita yang sering kita temui saat berkemah :
- Kabut
Kabut tipis dan rata membumbung tinggi ke atas berarti kurangnya uap air di udara dan brtanda cuaca akan selalu baik.Cuaca terang benderang pada pagi hari bertanda buruk pada hari itu, apabila kemarin ada hujan.Langit yang ditutupi awan kemudian meulai terang pada pagi hari bertanda cuaca baik.Apabila ada kabut di atas lembah pada pagi hari bertanda cuaca baik, sedang di gunung akan turun hujan.
2. Awan
Apabila langit diliputi awan yang tebal dan gelap berarti akan turun hujan yang deras.
3. Matahari
Apabila matahari terbit berwarna merah dan diliputi garis-garis awan yang kehitaman bertanda ada hujan, apabila berwarna bersih dan terang dan bertanda hari baik. Matahari terbit dengan warna kemerah-merahan yang terang bertanda cuaca baik, apabila warna merah dicampuri garis kekuning-kuningan bertanda hujan lebat.
Apabila matahari terbenam dengan warna kekuning-kuningan/orange bertanda ada hujan, apabila dengan warna merah muda atau kekuning-kuningan bertanda baik, warna merah pada matahari terbenam berarti akan ada angin yang cukup kencang.
4. Bintang
Apabila pada malam hari bintang di langit kelihatan terang sekali, maka pada malam itu cuaca akan baik, sedangkan bila nampak suram bertanda cuaca kurang baik/buruk.
5. Bulan
Apabila terlihat terang dan bersinar berarti cuaca baik, tapi bila bulan diliputi awan yang gelap berarti hujan akan turun.
Apabila ada lingkaran putih (halo) yang melingkari bulan berarti tidak ada ketentuan cuaca pada hari itu.
6. Binatang
Apabila kita perhatikan naluri binatang dengan seksama, yang ada hubungannya dengan cuaca maka, kita akan tercengang atas keganjilan-keganjilan yang dilakukannya dengan cara mereka, antara lain :
1. Laba-laba
Akan bersembunyi bila cuaca akan buruk, dan rajin mengerjakan sarangnya apabila cuaca baik.
2. Semut
Akan tetap di dalam lubangnya bila cuaca akan buruk, apabila mereka keluar dan berjalan mondar-mandir bertanda cuaca akan tetap baik.
3. Lebah
Dengan melihat sarangnya; pada cuaca baik, mereka berterbangan jauh dari sarangnya/peternakan.
4. Lalat
Apabila akan turun hujan mereka akan hinggap di tembok/dinding, sedangkan pada cuaca baik mereka akan berterbangan kian kemari.
5. Nyamuk
Apabila di pagi hari mereka mengganggu atau menggigit kita, maka berarti akan turun hujan.
Apabila pada matahari terbenam berterbangan kian kemari dan terbang berduyun-duyun bertanda cuaca baik.
Apabila selalu terbang di tempat yang gelap/ di dalam bayang/bayang bertanda cuaca akan buruk/datang hujan.
6. Cacing
Apabila pada malam hari mereka menimbun tanah berbutir-butir di kebun, berarti akan turun hujan.
7. Lintah
Kita dapat membuat barometer dari seekor lintah yang ditaruh dalam gelas berisi air, yaitu : Bila lintah melekat pada gelas di atas permukaan air, maka bertanda cuaca akan tetap membaik ; Apabila ia berdiam di dasar gelas bertanda cuaca buruk dalam waktu yang lama ; apabila akan datangtopan maka ia akan melekat erat-erat di gelas sedang ekornya digerak-gerakkan sekeras-kerasnya.
8. Siput
Pada cuaca yang baik akan merayap dengan tenang, sedang pada cuaca buruk akan merayap dengan cepat.
9. Ikan
Akan melompat-lompat di atas air bila cuaca akan buruk.
9. Katak
Pada cuaca buruk akan berdiam dalam air dan pada cuaca baik mereka akan duduk di tepi kolam.
Apabila pada malam hari cuacanya baik di musim kemarau mereka tidak menyanyi maka cuaca buruk akan datang.
10. Ayam
Pada waktu hujan ayam akan berteduh. Bila hujan tidak akan lama mereka akan tetap berjalan-jalan dan membiarkan dirinya kehujanan. Apabila mereka selalu mencakar-cakar tanah berarti hujan akan datang.
11. Bebek / Angsa
Mereka nampak tidak senang dan selalu menggigit bulunya (memberi lemak), apabila cuaca akan buruk.
12. Burung Kepinis
Pada waktu cuaca baik mereka akan terbang tinggi sekali karena serangga tinggi pula terbangnya.
Apabila terbang rendah sekali bertanda cuaca buruk akan hujan.
Bila cuaca buruk di pagi hari maka mereka tidak akan keluar dari sarangnya.
13. Kambing
Apabila akan turun hujan bau badannya dapat tercium dari jarak yang lebih jauh daripada ketika cuaca baik.
14. Kelelawar
Mereka akan terbang mulai senja hari bila cuaca akan baik pada malam hari itu.
Bila mereka berdiam di dalam goa maka cuaca akan buruk.
15. Asap
Bila asap naik dengan tegak lurus dan tinggi sekali maka cuaca pada hari itu akan tetap baik. Apabila asap naiknya mendatar dengan tanah/rendah maka cuaca akan buruk.Burung
16. Gagak
Apabila hujan akan turun mereka akan terbang berputar-putar di atas sarangnya.
Tanda-tanda lain apabila cuaca akan buruk :
1. Kucing akan duduk membelakangi api sambil mengusap-usap kepalanya dengan kaki depannya yang dibasahi dengan mulutnya.
2. Bila anjing menggali tanah atau menyembunyikan tulangnya.
3. Burung-burung membasahi bulunya dengan paruhnya.
4. Bila bau bunga tercium semerbak sekali.
5. Burung-burung laut terbang menuju daratan.
Dengan mengenali tanda tanda alam dan sekitar kita, akan terasa jadi lebih dekat dan nyaman sekaligus menikmati alam ciptaan Tuhan . Semoga bermanfaat di suatu hari nanti
Teguh is POWEL

Kegemaran berkemah tidak akan menurun bahkan akhir-akhir ini disetiap masa liburan para remaja banyak yang menmanfaatkan waktu meraka dengan berkemah.
Untuk Dapat berkemah dibutuhkan pengetahuan dan cara berkemah yang praktis, Dan tentu saja bagi setiap Pramuka dituntut harus bisa dan biasa berkemah.
Berkemah merupakan rekreasi yang sangat popular, biasanya menggunakan tenda atau semacam kendaraan khusus yang dikenal sebagai Karavan. Kebanyakan berkemah dilakukan di daerah hutan,pegunungan,di dekat laut(pantai),atau di sekitar danau.
Dipandang dari berbagai sudut,berkemah itu banyak jenisnya.Yaitu antara lain:
Tujuan dari berkemah bermacam-macam,walaupun sebenarnya banyak orang yang berkemah bertujuan untuk menghindarkan diri dari rutinitas kehidupan sehari-hari dengan melakukan kegiatan di alam(outdoor activity)
Sewaktu berkemah,orang dapat menjelajah,mendaki gunung,memancing,berenang,mempelajari atau mengambil gambar/foto dari flora dan fauna selain membuat api unggun(campfire)
Dipandang dari jenis perkemahannya,berkemah dapat dibagi ke dalam:
1.Perkemahan Bhakti;(Perkrmahan wirakarya,kemah kerja).
2.Perkemahan Ilmiah;(Untuk penelitian,Observasi,Survey)
3.Perkemahan Rekreasi;(Liburan,Wisata).
4.Perkemahan Pendidikan;(Pramuka,PMR,Pencinta Alam).
Dipandang dari lamanya waktu berkemah,perkemahan bisa dibedakan menjadi:
1. Perkemahan satu hari ;(pagi berangkat,sore hari kembali)
2. Perkemahan dua hari;(Persami atau perkemahan Sabtu –Minggu)
3. Perkemahan yang lebih dari dua hari.
Berdasarkan tempat berkemah,perkemahan dapat kita bagi menjadi:
1. Perkemehan menetap(Standing Camp)
2. Perkemahan berpindah-pindah(Safary Camp).
Bagaimana Menyelenggarakan Suatu Perkemahan?
Banyak orang yang beranggapan menyelenggarakan perkemahan itu mudah. Asalkan ada uang sudah cukup. Padahal, pengalaman telah menunjukkan bahwa banyak orang yang berkemah mengalami banyak kesulitan atau hambatan sewaktu berkemah karena kurang persiapan.
Di bawah ini ada beberapa hal yang harus di persiapkan sebelum menyelenggarakan suatu perkemahan.
1.SASARAN DAN MOTIVASI
Sebelum mengadakan perkemahan, sasaran dan motivasi harus sudah terperinci dan jelas .Sasaran ini harus diketahui oleh semua panitia penyelenggara dan peserta pada umumnya sebab sasaran perkemahan akan mempengaruhi besarnya pembiayaan,lamanya waktu, banyaknya peralatan, jumlah personil,dan sebagainya.
2.PERENCANAAN
Agar perkemahan mencapai hasil yang diinginkan ,perencanaan harus baik. Untuk membuat perencanaan yang baik, kita harus memiliki data-data yang lengkap tentang tempat yang akan dipergunakan.
Untuk itu kita harus melakukan survey terlebih dahulu .Apa saja yang perlu dilihat selama peninjauan awal (survey) itu adalah:
1.Keadaan medan perkemahan(termasuk prasarana air dan MCK-nya
2.Sarana kesehatan
3.Keamanan daerah perkemahan (dari gangguan binatang , bahaya alam seperti banjir atau tanah lonsor, bahaya gangguan orang jahat).
4.Kepemilikan tempat , pada siapa harus meminta izin(milik pribadi ,desa atau instansi).
5.Tempat berbelanja yang terdekat(warung, toko atau pasar)
6.Kemungkinan melaksanakan bhakti kepada masyarakat sekitar.
7.Jarak dari tempat ke lokasi perkemahan.
8.Kendaraan apa yang bisa dipergunakan ( besar atau kecil)
9.Tempat/obyek yang bermanfaat untuk dikunjungi,dsb
Dari data yang dapat dikumpulkan ( Setelah survey ) maka dimulailah menyusun perencanaan yang meliputi :
1. Waktu yang kan diperlukan, dengan membuat time shedule
2. Tempat dimana akan diselenggarakanperkemahan
3. Anggaran biaya yang diperlukan
4. Peserta ( Jumlah maupun persyaratan )
5. Pimpinan perkemahan ( Panitia Peyelenggara)
6. Pembagian Tugas
7. Peralatan /Logistik
8. Susunan Acara ( Program Kegiatan )
9. Perlu tidaknya untuk mengundang pelatih, Intruktur, Penceramah
10.
3.PERSIAPAN SEBELUM BERKEMAH
Persiapan yang baik menjelang keberangkata, merupakan bagian yang sangat penting dari keberhasilan suatu perkemahan . Persiapan yang dilakukan meliputi kesiapan Mental dan fisik.
4.MOTT0
Ada Motto yang khas jika kita meyelenggarakan atau mengikuti suatau perkemahan
5.PERLENGKAPAN
Perlengkapan harus diperici dengan teliti ( Karena kekurangan diperkemahan akan menimbulkan dampak yang kurang baik ) Perlengkapan dibagi menjadi :
1. Perlengkapan Pribadi/perorangan
2. Perlengkapan Regu atau kelompok
3. Perlengkapan Pasukan atau kontingen
4. Perlengkapan Panitia.
6.BAHAN MAKANAN
Persiapan makanan adalah sangat besar sekali manfaatnya, makanan memberikan pengaruh yang sangat besar baik secara mutu . Tempat Indah menjadi sia-sia jika perut melilit kelaparan.
1. Mengandung gizi yang cukup
2. Jumlahnya cukup
3. Makanan dari jenis yang mudah dicerna
4. Makanan harus terjaga kebersihan.
a. Perlengkapan Pribadi
1. Ransel
2. Pakaian sergam Pramuka
3. Pakain Ganti
4. Celana Panjang
5. Sarung peci sajada, kemeja putih , perlengkapan sholat
6. Perlengkapan kebersihan pribadi sabun sikat gigi, pasta mandi.
7. Sisir dan jam tangan , sandal karet, sepatu olah raga, handuk,jas hujan, matras, senter,
8. Tas pinggang kecil , perlengkpan makan .
9. Tali , Pisau lipat gunting kecil, gantungan pakaian, korek api dan lilin
10. Jaket atau baju hangat, Tpi sarung tangan, kantung plastic
11. Kartu-kartu keterangan ( KTA ) , Kacamata, Obat-obatan pribadi
12. Pakain dalam, celana pendek, celana renang
13. Parafin (lilin Masak )
14. Alat masak Pribadi
b. Perlengkapan Kelompok
1. Tenda dan perlengkapannya.
2. Tikar Plastik, alas tenda
3. Lentera lampu badai, petromak.
4. Peralatan memasak ( Kompor, Palu, gergaji ,pacul ,kapak
5. Ember-ember
6. Bendera ( Boys Sout merah putih, Gudep, Semaphore morse. )
7. Perlengkapan kegiatan ( Tambang, Tongkat, Kompas, Peluit )
8. Kotak / PPPK
9. Surat-surat ( mandate Izin )
10. Kamera Foto
11. Jam Weker/ Alarm
Pada prinsipnya dimanapun berkemah harus menjaga kebersihan semua apai harusdipadamkan sebelum meninggalkan arena berkemah, Selamat berkemah ……………………… Adi Al Husen.